Datangnya Ajal bagi Manusia

of 12

Please download to get full document.

View again

All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
PDF
12 pages
0 downs
3 views
Share
Description
Datangnya Ajal bagi Manusia
Tags
Transcript
   Datangnya jal bagi Manusia   “Ditujukan untuk memenuhi tugas”   Mata Kuliah : Tauhid Dosen : As’ad Badar. MA  Jurusan : Tarbiyah - PAI ( I - D ) Di susun Oleh Kelompok ( ) -   Dhea Rizki Insani R -   Anton Adi Suryo -   Fitria Handayani SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM JAM’IYAH MAHMUDIYAH TANJUNG PURA - LANGKAT TAHUN PERIODE : 2016- 2017  i KATA PENGANTAR Syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Tuhan yang maha Esa atas ridho dan hidayahnya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas Makalah ini dengan  penuh keyakinan serta usaha maksimal. Semoga dengan terselesaikannya tugas ini dapat memberi pelajaran positif bagi kita semua. Selanjutnya penulis juga ucapkan terima kasih kepada bapak dosen mata kuliah yang telah memberikan tugas Makalah ini kepada kami sehingga dapat memicu motifasi kami untuk senantiasa belajar lebih giat dan menggali ilmu lebih dalam khususnya mengenai “  Datangnya Ajal bagi manusia ” sehingga dengan kami dapat menemukan hal-hal baru yang belum kami ketahui. Terima kasih juga kami sampaikan atas petunjuk yang di berikan sehingga kami dapat menyelasaikan tugas Makalah ini dengan usaha semaksimal mungkin. Terima kasih pula atas dukungan para pihak yang turut membantu terselesaikannya laporan ini, ayah bunda, teman-teman serta semua pihak yang penuh kebaikan dan telah membantu  penulis. Terakhir kali sebagai seorang manusia biasa yang mencoba berusaha sekuat tenaga dalam penyelesaian Makalah ini, tetapi tetap saja tak luput dari sifat manusiawi yang penuh khilaf dan salah, oleh karena itu segenap saran penulis harapkan dari semua  pihak guna perbaikan tugas-tugas serupa di masa datang. Tanjung Pura, Oktober 2016  ii DAFTAR ISI  KATA PENGANTAR ....................................................................................................... i DAFTAR ISI .................................................................................................................... ii BAB I PENDAHULUAN ............................................................................................... 1 A. Latar Belakang....................................................................................................... 1 B. Rumusan Masalah ................................................................................................. 1 C. Tujuan Pembahasan ............................................................................................... 1 BAB II PEMBAHASAN .................................................................................................. 2 A. Pengertian Ajal ...................................................................................................... 2 B. Tanda Tanda Menjelang Ajal Manusia ................................................................. 3 C. Proses Kematian (Sakaratul Maut) ........................................................................ 5 D. Fungsi Kematian .................................................................................................... 6 E. Sikap Menghadapi Kematian ................................................................................ 7 BAB III PENUTUP ......................................................................................................... 8 A. Kesimpulan ............................................................................................................ 8 DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................................... 9  1 BAB I PENDAHULUAN  A.   Latar Belakang Kehidupan manusia akan berakhir ketika Malaikat Izroil datang untuk mencabut nyawa manusia. Mati adalah akhir dari kehidupan manusia didunia, tapi kematian itu merupakan titik pangkal kehidupan manusia diakherat. Kehidupan didunia itu ibarat orang mencari bekal untuk kehidupan yang lebih lama dan kekal. Manusia tidak akan  pernah mengerti hakekat kehidupan jika ia tidak mau mengingat arti dan hakekat kematian. Allah berfirman “ Tiap- tiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati” (Q:S Ali-Imran 185). Berdasarkan firman allah ini telah jelas bahwa manusia pasti akan menghadapi kematian kapanpun, dimanapun dan dalam keadaan apapun. Orang yang  pintar adalah orang yang bisa mengingat mati dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengingat kematian manusia akan lebih bijak dan berhati-hati dalam menungkatkan keimanan dan ketawaan pada Allah SWT. Rosulluloh SAW bersabda ” banyak-banyaklah mengingat mati sebab mengingat mati itu menhapuskan dosa dan mengkikis ambisi seseorang terhadap dunia serta cukuplah mati sebag  ai pemberi paeringatan”  (H.R Bukhori Muslim). B.   Rumusan Masalah a.   Apa Pengertian Ajal?  b.   Bagaimana Proses Kematian? c.   Bagaimana Tanda- Tanda menjelang Ajal? d.   Apa Fungsi kematian Bagi Manusia? C.   Tujuan Pembahasan a.   Untuk Mengetahui Apa Pengertian Ajal.  b.   Untuk Mengetahui Bagaimana Proses Kematian. c.   Untuk Mengetahui Bagaimana Tanda- Tanda menjelang Ajal. d.   Untuk Mengetahui Apa Fungsi kematian Bagi Manusia.  2 BAB II PEMBAHASAN  A.   Pengertian Ajal Secara bahasa kata ajal   berasal dari kata: ajila  –ya‘jalu–  ajal[an] . Menurut al-Khalil al-Farahidi dalam  Kitâb al- ‘Ayn dan   ash- Shahib ibn ‘Abad di dalam  Al-Muhîth fî al-Lughah,  dikatakan ajila asy-  syay‘u ya‘jalu wahuwa âjilun  artinya naqîdu al- ‘âjil   (lawan dari segera). Dengan demikian, al-ajal   (bentuk pluralnya al-âjalu ) secara bahasa artinya terlambat atau tertunda. 1  Selain itu, secara bahasa, kata ajal   juga memiliki beberapa makna sebagai  berikut: ● Ghâyah al-waqti fî al-mawti wa mahalu ad-dayn wa nahwuhu (akhir waktu pada kematian dan jatuh tempo utang dan semacamnya) (Al-Azhari, Tahdzîb al-Lughah ). ●  Muddah asy-  syay‘i  (jangka waktu sesuatu) (Ibn Manzhur,  Lisân al- ‘Arab ; al-Jauhari,  Ash-Shihah fî al-Lughah ). ● Waktu yang ditetapkan untuk habisnya sesuatu (Abu Hilal al - ‘Askari, al-Furûq al- Lughawiyah ). Dari sini ajal al-insân  (ajal manusia) adalah akhir kehidupan seseorang atau habisnya umur seseorang. Artinya, saat ajal seseorang itu tiba, saat itu pulalah kematian datang menjemputnya.   QS. Al-'A`raf [7] : 34 ي   َ   ْمُهُَجَ   َ ٓَج   اَذِإَف   ۖٌلَجَ   ٍةّُأ   ِ  لُكِَوُرِخْَتْُِدْقَتْَي   ََو   ۖ ةَعَس   َنو   Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula) memajukannya. Ayat-ayat al-Quran yang qath’i tsubut   dan qath’i dilalah  menyatakan secara  pasti bahwa Allah SWT sajalah Zat Yang menghidupkan dan mematikan. Allah SWT  berfirman: ُِُَو   يِْُ   ُهَو  Allah menghidupkan dan mematikan  (QS Ali Imran156).   1   Abdulah Azzam. 1991.  Aqidah Landasan Pokok Membina Umat  . Jakarta: Buku Andalan.hlm.23  
Related Search
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks