Daftar Pustaka Alamat Tim Penulis

of 16

Please download to get full document.

View again

All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
PDF
16 pages
0 downs
7 views
Share
Description
Daftar Pustaka Alamat Tim Penulis
Tags
Transcript
  26 Beaty, Janice J. 2010. Observing Development of The Young Child. New Jersey: PearsonEducation, Inc. Dodge, Diane Trister, Laura J Colker, Cate Heroman.   2002. Creative Curriculum For Preschool Fourth Edition, Washington DC : Cengage Learning. Eliason, Claudia, Loa Jenkins. 2008. A Practical Guide to Early Childhood Curriculum Eight Edition. New Jersey, Pearson Education, Inc.Essa, Eva L., Introduction to Early Childhood Education, Annotated Student’s Edition, 6 th ed. Belmont, USA: Wadsworth, 2011.http://www.educate.ece.govt.nz/learning/curriculumAndLearning/ Assessmentforlearning/KeiTuaotePae/Book1/ WhatAreTheEarlyChildhoodExemplars.aspxLynn Meltzer,Executive Function In Education: From Theory to Practise. Guilford Press Amazon.com, 2012 Daftar Pustaka Alamat Tim Penulis Enah Suminah (email: enahsuminah@kemdikbud.go.id  )Ali Nugraha (email: alinugraha.fip.upi@gmail.com )Gunarti D. Lestari(email: tarie_henry@yahoo.co.id  )Mareta Wahyuni (email: mareta_68@yahoo.com ) i KURIKULUM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, APA, MENGAPA, DAN BAGAIMANA   KURIKULUM PENDIDIKANANAK USIA DINI APA, MENGAPA, DAN BAGAIMANA Kementerian Pendidikan dan KebudayaanDirektorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Tahun 2015  ii Diterbitkan oleh:Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaanvi+ 26 hlm + foto; 21 x 28,5 cm ISBN: ........-.......-........-.....-...... Pengarah: Ir. Harris Iskandar, Ph. D. Penyunting: Ella Yulaelawati, M.A., Ph.D.Dra. Kurniati Restuningsih, M. Pd Tim Penulis: Enah SuminahAli NugrahaGunarti D. LestariMareta Wahyuni Desain/Layout: Surya EvendiSamsudin Kontributor: Ebah SuhaebahDumaria Simanjuntak Foto-foto: Dokumen Penulis Sekretariat: Noor IlmanAmalia Khairati KURIKULUM PENDIDIKAN ANAK USIA DINIAPA, MENGAPA, DAN BAGAIMANA 25 KURIKULUM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, APA, MENGAPA, DAN BAGAIMANA Penutup Kurikulum merupakan program pendidikan terstruktur yang dikembangkan ditujukan untuk dapat mencapai tujuan pendidikan nasional. Penyempurnaan kurikulum perlu dilakukan terus-menerus seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta tantangan. Pengenalan Kurikulum 2013 PAUD merupakan bekal bagi pendidik untuk memahami apa, mengapa, dan bagaimana Kurikulum 2013 PAUD serta apa yang seharusnya dilaksanakan dalam rangka menerapkan kurikulum di satuan PAUD. Hal penting yang harus disadari dan diterapkan oleh komponen pelaksana PAUD adalah diperlukan kelapangan hati, keluasan pikiran dalam menyikapi perubahan, karena Kurikulum 2013 PAUD bagian dari perubahan tersebut.Bila mengharapkan kehidupan yang lebih baik, langkah pertama adalah kita harus berubah ke arah yang lebih baik.  24 4. Ditetapkan minimal satu satuan PAUD yang dijadikan sebagai rujukan untuk penerapan kurikulum.5. Mengoptimalkan gugus untuk pembahasan kurikulum lebih lanjut. Satuan PAUD yang gurunya sudah dilatih dan memiliki pedoman bukan berarti sudah mumpuni, tetapi perlu penajaman melalui praktik baik untuk memantapkan di dalam satuan PAUD mapun saling membelajarkan di Gugus PAUD.6. Dilakukan pemantauan dan evaluasi serta pembinaan dan pendampingan terhadap pelaksanaan Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini yang dilakukan oleh pengawas dan/atau penilik PAUD.7. Petugas penataan, pembinaan dan/atau pendampingan program harus dilatih sehingga mereka dapat menjalankan tugasnya sebagai penjamin mutu dan evaluasi dampak. Bagaimana Ketentuan Setiap Satuan PAUD dalam Penerapan Kurikulum PAUD Satuan PAUD yang menyelenggarakan Kurikulum 2013 diharapkan:1. Membangun tim pendidik yang kompak dan memiliki satu pemahaman sama. Untuk hal ini kepala PAUD menjadi pemimpin tim dalam menuju pencapaian visi misi satuan PAUD. 2. Kepala Satuan PAUD dituntut memahami kurikulum lebih dalam dibanding pendidik untuk membangun suasana belajar yang berkualitas tinggi (Murphy & Schiller 1992). Kepala satuan PAUD membutuhkan pelatihan kurikulum di samping pelatihan perencanaan untuk perbaikan sekolah, kepemimpinan administratif, kemampuan organisasi, lingkungan sekolah dan iklim, komunikasi, hubungan masyarakat, dan pengembangan profesional.3. Kepala satuan PAUD beserta guru harus memastikan bahwa yang dipelajari anak bukan hanya dasar membaca, menulis, matematika, mendengarkan, dan keterampilan berbicara, tetapi juga menguraikan kemampuan berpikir dan kualitas pribadi yang semua butuhkan untuk mencapai keberhasilan pendidikan lebih lanjut.4. Kurikulum disusun berdasar pada Standar PAUD. Kurikulum berbasis standar tidak hanya mencakup tujuan, dan sasaran standar, tetapi segala sesuatu yang dilakukan untuk memungkinkan pencapaian hasil sesuai dengan standar. 5. Kepala satuan PAUD harus berkolaborasi dengan orang tua, anggota masyarakat, dan semua pemilik kepentingan (  stakeholder)  untuk berbagi keahlian, pendapat, dan bantuan mereka dalam menciptakan kurikulum berdasarkan standar yang tinggi untuk belajar anak. iii KURIKULUM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, APA, MENGAPA, DAN BAGAIMANA Kata Sambutan U ndang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyebutkan bahwa kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Berdasarkan pengertian tersebut, terdapat dua dimensi kurikulum. Dimensi pertama adalah rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran, sedangkan yang kedua adalah cara yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran. Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mencakup pengembangan pada aspek struktur kurikulum, proses pembelajaran dengan pendekatan saintifik, dan penilaian yang bersifat autentik. Kurikulum 2013 mengusung pengembangan pembelajaran konstruktivisme yang lebih bersifat fleksibel dalam pelaksanaan sehingga memberi ruang pada anak untuk mengembangkan potensi dan bakatnya. Model pendekatan kurikulum tersebut berlaku dan ditetapkan di seluruh tingkat serta jenjang pendidikan sejak Pendidikan Anak Usia Dini hingga Pendidikan Menengah. Keajegan model pendekatan di semua jenjang ditujukan untuk membentuk sikap, pengetahuan, dan keterampilan peserta didik yang lebih konsisten sejak awal sehingga diharapkan peserta didik mampu berkembang menjadi sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sikap beragama, kreatif, inovatif, dan berdaya saing dalam lingkup yang lebih luas. Sebagai jenjang paling dasar, Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini diharapkan menjadi fundamen bagi penyiapan peserta didik agar lebih siap dalam memasuki jenjang pendidikan lebih tinggi. Mengantarkan anak usia dini yang siap melanjutkan pendidikan tidak hanya terbatas pada kemampuan anak membaca, menulis, dan berhitung, tetapi  juga dalam keseluruhan aspek perkembangan. Tanggung jawab ini harus dipikul bersama antara pemerintah, pengelola dan pendidikan PAUD, orang tua, serta masyarakat. Untuk menyamakan langkah, khususnya bagi para pelaksana layanan program PAUD, guna perlu diberikan pedoman, pelatihan, dan acuan-acuan yang dapat dijadikan sebagai rujukan para pendidik dalam menerapkan kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini di satuan pendidikannya. Pencapaian pendidikan yang lebih baik melalui penerapan Kurikulum 2013 PAUD merupakan suatu keniscayaan jika dilaksanakan bersama-sama oleh seluruh komponen. Terima kasih. Jakarta, Oktober 2015 Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Ir. Harris Iskandar, Ph.D. NIP 196204291986011001    iv Kata Pengantar P edoman Implementasi Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan acuan pelaksanaan kurikulum PAUD 2013 sesuai den gan teori, filosofi, dan landasan pengembangan kurikulum tersebut yang disertai dengan contoh-contoh penerapannya.Pedoman disusun secara sederhana, menarik, ramah, dan aplikatif agar dapat dipahami dan dilaksanakan oleh seluruh tenaga pendidik dan kependidikan PAUD yang kondisi dan potensinya beragam, serta dapat dijadikan rujukan sesuai dengan kajian-kajian yang melandasinya. Pedoman implementasi Kurikulum 2013 PAUD ini merupakan contoh yang memungkinkan penyesuaian lebih lanjut degan kondisi, potensi, dan budaya setempat. Hal penting dalam Kurikulum 2013 PAUD adalah keterbukaan dalam menerima perubahan, baik perubahan dalam cara berpikir, kebiasaan, sikap, maupun cara kerja. Perubahan tersebut akan berimbas pada perubahan sikap, pengetahuan, dan keterampilan peserta didik. Buku ini sangat terbuka untuk perbaikan dan penyempurnaan di masa mendatang. Untuk itu, kami mengundang para pembaca memberikan saran dan masukan untuk perbaikan dan penyempurnaan. Saya mengucapkan terima kasih kepada penyusun, penelaah, penyunting, dan semua pihak yang telah bekerja keras menyelesaikan pedoman implementasi Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini ini. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua dan dapat memberikan yang terbaik bagi kemajuan pendidikan anak usia dini. Jakarta, Oktober 2015 Direktur Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini, Ella Yulaelawati, M.A., Ph.D.NIP 195804091984022001    Ella Yulaelawati, M.A., Ph.D. 23 KURIKULUM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, APA, MENGAPA, DAN BAGAIMANA Apa Persyaratan dalam Penerapan Kurikulum PAUD Indonesia? Pada bagian ini akan dipaparkan tentang Ketentuan Pemerintah Daerah dan Setiap Satuan PAUD Dalam Penerapan Kurikulum 2013 PAUD. Pokok-pokok pikiran yang akan dipaparkan, yaitu:• Bagaimana Ketentuan Pemerintah Daerah dalam Penerapan Kurikulum PAUD • Bagaimana Ketentuan Satuan PAUD dalam Penerapan Kurikulum PAUD 2013?Kedua pertanyaan di atas merupakan pertanyaan kunci untuk dapat memaknai Ketentuan Pemerintah Daerah dan Setiap Satuan PAUD Dalam Penerapan Kurikulum 2013 PAUD. Paparan setiap jawaban dari pertanyaan di atas dapat disimak berikut ini. Bagaimana Ketentuan Pemerintah Daerah dalam Penerapan Kurikulum PAUD Dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 60 Tahun 2014 Pasal 7 tentang Pemberlakuan Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013 di nyatakan bahwa “Satuan pendidikan anak usia dini melaksanakan Kurikulum 2013 sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.”Sesuai dengan ketentuan tersebut, berarti satuan PAUD menerapkan Kurikulum 2013 secara bertahap dan berjenjang.Pemerintah Daerah diharapkan menunjang pelaksanaan kurikulum PAUD untuk seluruh satuan PAUD di wilayahnya, dengan ketentuan:1. Satuan PAUD yang akan melaksanakan Kurikulum 2013 diwajibkan mengikuti pelatihan implementasi kurikulum yang dilaksanakan, baik oleh pemerintah maupun biaya individu.2. Satuan PAUD yang telah dilatih dilengkapi dengan pedoman penerapan kurikulum untuk memperdalam pemahaman tentang Kurikulum 2013 PAUD dan penerapannya.3. Kurikulum sebagai acuan minimal yang dapat dikembangkan oleh satuan PAUD sesuai dengan karakteristik, keunggulan, dan potensi yang dimilikinya.  22 proses pembelajaran dan mendorong keberhasilan anak di  jenjang pendidikan berikutnya. Satuan PAUD seharusnya memfasilitasi pelaksanaan program keorangtuaan dalam berbagai bentuk kegiatan. Program pengasuhan terprogram menjadi keharusan bila satuan PAUD memberikan layanan program untuk anak usia 4-6 tahun tetapi jumlah jam pertemuannya kurang dari 900 menit (15 jam) dalam satu minggu. Program pengasuhan menggenapkan kekurangan  jam pertemuan belajar dalam satu minggu dilaksanakan oleh orang tua di rumah. Pengasuhan terprogram disusun guru bersama orang tua.Di samping orang tua biologis, Kurikulum PAUD juga melibatkan orang-orang dewasa yang ada di lingkungan anak. Pendidik bukan satu-satunya sumber belajar yang memfasilitasi anak belajar, dan kelas bukan satu-satunya tempat anak belajar. Anak dapat belajar di dalam, di luar, di kebun dan di semua tempat yang memungkinkan untuk mengenal, benda, tumbuhan, orang, tempat, atau kejadian. Anak dapat belajar dari pendidik, orang tua, sumber lain, buku, dan sebagainya.Bahan ajar dan alat peraga diambil dari lingkungan. Pembelajaran yang demikian lebih menghargai proses dari pada hasil semata. Untuk pelaksanaan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik kurikulum PAUD yang paling utama diperlukan perubahan pola pikir dan pola kerja pendidik. 5. Kurikulum dikembangkan dengan prinsip diversifikasi. Dalam rangka pembangunan pendidikan, setiap daerah memerlukan pendidikan yang sesuai dengan karakteristik daerah.Kurikulum sebagai jantung pendidikan perlu dikembangkan dan diimplementasikan secara kontekstual untuk merespon kebutuhan daerah dan anak di masa kini dan masa mendatang. Kurikulum nasional yang ditetapkan dalam Permendikbud Nomor 146 Tahun 2014 bersifat rujukan yang harus dikembangkan menjadi kurikulum operasional oleh satuan pendidikan agar sesuai dengan kondisi dan kekhasan potensi daerah.   p jbpp j ‘‘...Satuan PAUD seharusnya memfasilitasi pelaksanaan program keorangtuaan dalam berbagai bentuk kegiatan...’ sydkdd1dok ‘‘...Kurikulum sebagai jantung pendidikan perlu dikembangkan dan diimplementasikan secara kontekstual untuk merespon kebutuhan daerah dan anak di masa kini dan masa mendatang...’ v KURIKULUM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, APA, MENGAPA, DAN BAGAIMANA Daftar Isi Kata Sambutan ...................................................................................................... iiiKata Pengantar ..................................................................................................... ivDaftar Isi ................................................................................................................ v Apa yang mendasari pemikiran K 13 PAUD? ....................................................... 1• Apakah Makna PAUD Dalam Pembangunan Bangsa? ............................. 1• Ke manakah Arah Pembangunan PAUD Di Indonesia? ............................ 2• Mengapa PAUD Memerlukan Kurikulum Berkualitas? ............................ 4• Perlukah Kurikulum Untuk Pendidikan Anak Usia Dini? ......................... 5 • Apa sajakah yang menjadi Landasan Pengembangan Kurikulum PAUD di Indonesia? ................................................................................................... 8 Bagaimanakah Posisi Kurikulum PAUD dalam Rangka Pendidikan Nasional ... 11• Bagaimanakah Kedudukan K-13 PAUD dengan Kurikulum Pendidikan di Level Atasnya? ............................................................................................. 11• Bagaimanakah Keterkaitan Standar PAUD dan Kurikulum 2013 PAUD? . 13 Bagaimanakah Karakteristik Kurikulum PAUD Indonesia? ................................. 15• Ke manakah Arah Kurikulum PAUD Indonesia? ....................................... 15• Arah Kurikulum 2013 PAUD? ..................................................................... 16• Apa sajakah Karakteristik Kurikulum PAUD Indonesia? .......................... 20Apa Prasyarat dalam Menerapkan Kurikulum PAUD Indonesia? ....................... 23 • Bagaimana Ketentuan Pemerintah Daerah dalam Penerapan Kurikulum PAUD ............................................................................................................ 23• Bagaimana Ketentuan Setiap Satuan PAUD dalam Penerapan Kurikulum PAUD ............................................................................................................ 24Penutup . ............................................................................................................. 25Daftar Pustaka ....................................................................................................... 26
Related Search
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks