Islam dalam Jagad Pikir Melayu

of 13

Please download to get full document.

View again

All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
PDF
13 pages
0 downs
2 views
Share
Description
Abstrak Agama dan kebudayaan merupakan bagian penting dalam kehidupan manusia. Adakalanya agama dipengaruhi kebudayaan atau sebaliknya kebudayaan yang dipengaruhi agama. Masuknya Islam ke tanah Melayu memberikan pengaruh terhadap corak kebudayaan dan
Tags
Transcript
  Junaidi : Islam dalam … 45 Islam dalam Jagad Pikir Melayu   Junaidi 1   Abstrak  Agama dan kebudayaan merupakan bagian penting dalam kehidupan manusia.  Adakalanya agama dipengaruhi kebudayaan atau sebaliknya kebudayaan yang dipengaruhi agama. Masuknya Islam ke tanah Melayu memberikan pengaruh terhadap corak kebudayaan dan pemikiran Melayu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai Islam yang terdapat dalam teks Tunjuk Ajar Melayu dengan menggunakan pendekatan strukturalis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Tunjuk Ajar Melayu terdapat nasihat, pesan, pikiran dan gagasan untuk memegang teguh Islam dalam kehidupan orang Melayu. Dalam Tunjuk  Ajar Melayu diungkapkan posisi adat dan syarak, Islam sebagai identitas orang  Melayu, anjuran bertakwa kepada Allah, Islam untuk pembentukkan karakter anak dan persiapan menuju akhirat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Islam  sangat berpengaruh dalam pembentukan pemikiran Melayu sehingga Islam dianggap sebagai identitas utama orang Melayu. Kata kunci: Islam, kebudayaan Melayu, Tunjuk Ajar Melayu   Abstract  Religion and culture are important in human life. Sometimes, a religion is influenced by culture or in any case culture is influenced by religion. The coming of Islam to Malay land influenced on the characteristic of Malay culture and minds. This research aims to analyze the Islamic values on text of “Tunjuk Ajar  Melayu” by using structural  is approach. Findings of research show that “Tunjuk  Ajar Melayu” consist of advices, messages, thoughs, and ideas to keep Islam in the life of Malay people. It expresses the position of “adat” and “syarak”, Islam as identity of Malay people, messages of devoting to Allah, Islam to build the children character and preparation toward hereafter. This research concludes  Islam greatly influences in building Malay culture and minds, and therefore  Islam is regarded as main identity for Malay people. Key words:  Islam, Malay culture, Tunjuk Ajar Melayu   1  Fakultas Ilmu Budaya Universitas Lancang Kuning Pekanbaru-Riau  46  Al- Turāṡ   Vol. XX No.1, Januari 2014 A.   Pendahuluan Hubungan agama dan kebudayaan sangat erat dan bisa saling mempengaruhi. Cara orang beribadah dalam agama tertentu dapat dipengaruhi oleh kebudayaan yang dimilikinya. Sebaliknya, kebudayaan suatu suku bangsa dapat pula dipengaruhi oleh agama yang dianutnya. Meskipun dasar ajaran agama adalah wahyu yang diturunkan Tuhan melalui  Nabi sedangkan kebudayaan berasal dari  potensi kreativitas yang diberikan Tuhan kepada manusia, agama dan kebudayaan dapat bergabung dalam penerapannya. Pada hekekatnya, agama dan kebudayaan memang sama-sama bertujuan untuk menuntun manusia hidup dunia agar hidup manusia menjadi lebih terarah dan memperoleh kemudahan. Salah satu kebudayaan suku bangsa yang sangat dipengaruhi Islam di Indonesia adalah Melayu. Pengaruh Islam terhadap kebudayaan Melayu dapat ditemukan dalam tradisi, pemikiran dan kesusastraan Melayu. Namun demikian, sebelum Islam masuk ke tanah Melayu, corak kebudayaan Melayu bersifat Hindu-Budha yang dipengaruhi oleh Kerajaan Sriwijaya sekitar abad ke-7 sampai abad ke-11 Masehi. Keagungan Sriwijaya itu kemudian dilanjutkan oleh kerajaan Melaka sekitar abad ke-14 sampai abad 16 Masehi. 2  Setelah Islam menyebar di tanah Melayu corak kebudayaan orang Melayu  berubah menuju kebudayaan Islam. Penyebaran Islam tidak dilakukan secara  paksaan melainkan dengan cara damai. Karena menggunakan cara-cara yang baik mayoritas orang Melayu kemudian memeluk Islam. 2  U UHamidy. 2010. Teks dan Pengarang di Riau, hal 36 Masuknya Islam ke Nusantara dibawa oleh para pedang Muslim yang  berasal dari Arab sekitar abad ke 7 Masehi. 3  Strategisnya letak Nusantara terus mendorong pedagang dari Arab mengembangkan perdagangnya. Sambil  berdagang dengan orang Melayu,  pedagang Arab juga menyebarkan Islam kepada orang Melayu. Penyebaran Islam di tanah Melayu diperkuat lagi dengan  perkawinan antara pedagang Arab dengan orang Melayu. 4  Interaksi orang Muslim yang berasal dari Arab dengan orang Melayu semakin intens sehingga Islam kemudian dianggap sebagai agama yang syah bagi orang Melayu. Kuatnya pengaruh Islam dalam masyarakat Melayu mendorongnya munculnya kerajaan Islam di tanah Melayu. Ambary menyatakan bahwa Raja-raja Melayu menempatkan dirinya sebagai keturunan Iskandar Agung 5 . Ketika Islam semakin berkembang dalam lingkungan kerajaan, Islam semakin kuat pengaruhnya dalam masyarakat Melayu. Islam dianggap sebagai agama resmi kerajaan Melayu sehingga seluruh aspek kehidupan orang Melayu, termasuk kebudayaan dan  pemikiran didasarkan pada ajaran Islam. Berbagai cerita mitos yang dahulu  bersumber dari tradisi Hindu-Budha  bergeser kepada mitos yang bersifat Islam. 6  Salah satu bukti kuatnya pengaruh Islam dalam kebudayaan dan pemikiran 3  Suwardi. 2008.  Dari Melayu ke Indonesia,  Peranan Kebudayaan Melayu dalam  Memperkokoh Identitas dan Jati Diri Bangsa, hal 15   4  Mahdini. 2003.  Islam dan Kebudayaan Melayu, hal 8 5  Ambary. 2007. Islam dan Kesultanan Melayu dalam Heddy Shri Ahimsa Putra (editor), hal 15 6  UU Hamidy.2010.  Riau Sebagai Pusat Bahasa dan Kebudayaan Melayu , hal 86.    Junaidi : Islam dalam … 47   Melayu adalah dipergunakannya aksara Arab-Melayu atau tulisan Jawi dalam masyarakat Melayu. Penggunaan aksara Arab-Melayu ini dapat ditemukan dalam naskah-naskah kuno yang ditulis pada masa lalu. Keberadaan aksara ini pun masih dipertahankan dalam masyarakat Melayu sebagai bentuk penghargaan terhadap kebudayaan masa lalu. Orang Melayu terkenal dengan tradisi penulisan yang sangat baik. Ini dibuktikan dengan banyaknya ditemukan naskah-naskah yang ditulis orang Melayu. Salah satu pengarang Melayu yang sangat terkenal adalah Raja Ali Haji, dengan karya agungnya Gurindam Dua Belas . Dalam gurindam ini sangat jelas terlihat  pengaruh Islam terhadap karya sastra Melayu. Keterampilan bermain dengan kata seperti dalam syair, pantun, sajak dan  bentuk olah kata lainnya membuat orang Melayu terkenal dengan kehalusan budi  bahasanya. Orang Melayu menggunakan  bahasa secara tertata sehingga bahasa yang digunakan akan diukur dengan rasa. Dengan rasa ini orang Melayu menjaga  bahasanya. Keterampilan memainkan  bahasa itu digunakan pula untuk menyampaikan nasihat, petuah, dan  pengajaran yang berkaitan dengan nilai-nilai Islam. Penggunaan syair dan pantun terasa lebih berkesan untuk menyampaikan  pesan-pesan moral yang berlandaskan Islam. Dalam kebudayaan Melayu Riau  pesan moral yang bersumber dari nilai-nilai Islam dapat dilihat dalam tradisi Tunjuk Ajar Melayu. Tunjuk Ajar Melayu adalah petuah, petunjuk, nasehat, amanah,  pengajaran, dan contoh teladan yang disampaikan oleh orang Melayu Riau. 7  Tunjuk ajar ini bertujuan untuk membawa 7  Effendy. 2006. Tunjuk Ajar Melayu, hal 7 manusia ke jalan yang lurus dan diridhoi Allah. Dengan kata lain, tunjuk ajar  bertujuan untuk menciptakan keseimbangan atau equlbilirium  dalam kehidupan manusia sehingga manusia dapat hidup dengan selamat di dunia dan akhirat. Keberadaan Tunjuk Ajar Melayu diharapkan pula menjadi panduan bagi orang Melayu dalam menjalani kehidupan ini. Kandungan Tunjuk Ajar Melayu merupakan gabungan dari nilai-nilai agama Islam, nilai-nilai budaya Melayu dan norma-norma sosial yang terdapat dalam masyarakat Melayu Riau. Nilai-nilai Islam sangat jelas terdapat dalam Tunjuk Ajar Melayu karena keberadaan  budaya Melayu berkaitan erat dengan nilai-nilai Islam. Bahkan sebagian orang mengatakan bahwa Islam menjadi identitas utama orang Melayu. Effendy lebih tegas menyatakan bahwa dalam tunjuk ajar terkandung ajaran agama dan berbagai ilmu yang berguna 8 . Kedudukan Tunjuk Ajar Melayu sangat penting bagi orang Melayu karena kandungannya mencerminkan nilai-nilai luhur yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Tunjuk Ajar Melayu yang disampaikan oleh orang-orang tua Melayu digunakan untuk mengingatkan masyarakat terhadap nilai-nilai luhur agar kehidupan manusia ini lebih terarah kerana manusia mempunyai kecenderungan lupa. Effendy menerangkan bahwa “pentingnya kedudukan tunjuk ajar dalam kehidupan orang Melayu menyebabkan mereka  berupaya sekuat tenaga untuk mempelajari memahami, selanjutnya mewariskan tunjuk ajar secara turun- temuran” 9   8  Effendy. 2006. Tunjuk Ajar Melayu, hal 8 9  Effendy. 2006. Tunjuk Ajar Melayu, hal 13  48  Al- Turāṡ   Vol. XX No.1, Januari 2014 Pesan moral yang terdapat dalam Tunjuk Ajar Melayu Riau meliputi  berbagai aspek kehidupan manusia seperti  pesan amanah kepada guru, orang tua, anak-anak, lingkungan, dan pemimpin. Adanya pesan moral yang bersumber dari nilai-nilai Islam menunjukkan bahwa orang Melayu Riau mempunyai perhatian yang khusus Islam. Berkaitan dengan itu,  penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai Islam yang terdapat dalam  pemikiran Melayu yang terkandung dalam tradisi Tunjuk Ajar Melayu.  B.   Pembahasan Dalam Tunjuk Ajar Melayu terdapat empat gagasan utama yang  berkaitan Islam, yakni posisi adat dan syarak, Islam sebagai identitas orang Melayu, anjuran bertakwa kepada Allah, dan Islam untuk pembentukkan karakter anak. 1.   Posisi Adat dan Syarak Sejak masuknya Islam ke tanah Melayu, Islam terus berkembang secara damai dalam masyarakat Melayu sehingga ini menyebabkan kebudayaan Melayu mengalami perubahan. Islam dijadikan azas utama kebudayaan Melayu. Salah satu warisan kebudayaan Melayu yang secara jelas menjelaskan perbaduan Islam dan kebudayaan Melayu adalah Tunjuk Ajar Melayu. Dalam Tunjuk Ajar Melayu diungkapkan bahwa adat orang Melayu harus sesuai dengan Islam seperti yang terdapat dalam ungkapan “  Adat bersendi  syarak, syarak bersendi kitabullah ”. Ini  bermakna bahwa semua aspek kehidupan manusia didasarkan pada hukum Allah. Adat, pemikiran, kesenian, tradisi dan semua aspek kebudayaan yang dikreasikan oleh manusia harus benar-benar sesuai dengan Islam. Ungkapan ini menunjukkan  bahwa Islam telah benar-benar menyatu dalam diri orang Melayu. Dalam Tunjuk Ajar Melayu dinyatakan  Adat ialah syarak semata  Adat semata Quran dan Sunnah  Adat sebenar adat ialah  Kitabullah dan sunnah Nabi Adat berada dalam wilayah kreativitas manusia atau dengan sengaja dibuat manusia untuk menyimbangkan kehidupan manusia. Sedangkan syarak berada dalam wilayah kekuasaan hukum Tuhan. Ungkapan di atas menegaskan kedudukan adat sebagai buatan manusia harus tunduk dengan syarak sebagai ciptaan Allah. Dengan demikian, adat tidak boleh menyimpang dari hukum Tuhan yang terdapat dalam Al Qur’an dan sunnah. Masyarakat Melayu berpandangan  perlunya keserasian dalam menjalankan syarak dan adat. Syarak menjadi landasan utama yang mengatur pemikiran   manusia sehingga seluruh kemampuan akal dan  pikiran manusia harus diselarakan dengan syarak. Selanjutnya adat lebih berada dalam wilayah aksi atau perbuatan manusia seperti yang dinyatakan dalam ungkapan berikut: Syarak mengata, adat memakai Ya kata syarak, benar kata adat  Adat tumbuh dari syarak, syarak tumbuh dari kitabullah  Berdiri adat karena syarak Ungkapan di atas menjelaskan bahwa kebenaran yang terdapat dalam adat harus sesuai dengan kebenaran yang terdapat hukum Tuhan. Syarak merupakan sumber kebenaran yang hakiki yang berasal dari Tuhan sehingga adat mesti merujuk kepada syarak sedangkan sumber utama dari hukum agama itu adalah kitab suci Al Quran. Kemudian ditegaskan lagi bahwa adat bisa berdiri bila tunduk pada hukum Tuhan.    Junaidi : Islam dalam … 49   Dalam pemikiran Melayu terlihat eratnya hubungan antara adat dan keimanan. Iman dan adat diposisikan sebagai hubungan yang saling  bergantungan dalam kehidupan orang Melayu seperti dinyatakan dalam ungkapan berikut:  Hidup beradat, mati beriman  Hidup berpayung iman, tegak berpayung adat Ungkapan hidup beradat, mati beriman  menegaskan bahwa dalam kehidupannya, orang Melayu harus berpegang pada adat sekaligus menjalankan ajaran agama agar kelak nanti mati dengan penuh keimanan. Hubungan hidup-mati  dan adat-iman  tidak  bersifat terpisah tetapi perpaduan. Artinya, hidup dan mati tidak bisa dipisahkan dan kedunya selalu ada dalam kehidupan manusia. Demikian juga adat dan iman, keduanya saling melengkapi dalam kehidupan manusia. 2.   Islam sebagai Identitas Melayu Orang Melayu memandang Islam tidak hanya sebagai sebuah agama pilihan yang diridhoi Tuhan, tetapi mereka juga memandang Islam sebagai identitas. Pandangan seperti ini terjermin dalam kehidupan orang Melayu sehingga timbul ungkapan bahwa orang Melayu mesti  beragama Islam, bila ia tidak Islam berarti ia tidak Melayu. Ini bermakna bahwa Islam menjadi identitas utama bagi orang Melayu seperti dinyatakan dalam ungkapan berikut:  Apa tanda Melayu jati,  Bersama Islam hidup dan mati  Apa tanda Melayu jati,  Islam melekat di dalam hati  Apa tanda Melayu jati,  Dengan Islam ia bersebati Islam digambarkan sebagai penanda utama  bagi orang Melayu untuk membedakan orang Melayu dengan orang bukan Melayu. Kuatnya identitas Islam dalam diri orang Melayu menyebabkan bahwa Islam tidak bisa dipisahkan dari diri mereka sehingga sampai mati pun Islam menjadi agama orang Melayu. Islam digambarkan benar-benar telah menyatu dalam diri orang Melayu. Dalam ungkapan yang lain dinyatakan pul a bahwa tanda “tuah” atau keistimewaan orang Melayu adalah memeluk Islam secara benar.  Apa tanda Melayu bertuah,  Memeluk Islam tiada menyalah  Apa tanda Melayu bertuah, Sebarang laku menurut sunnah  Apa tanda Melayu bertuah,  Hidup takwa kepada Allah  Apa tanda Melayu bertuah,  Hidup mati bersama akidah Kata “tuah” merupakan suatu ungkapan yang sering digunakan oleh orang Melayu untuk mengidentifikasi diri mereka sebagai kaum yang mempunyai keistimewaan yang diberikan Tuhan seperti memeluk Islam, keagungan kerajaan Melayu, dan sumber daya alam yang melimpah. Perpaduan Islam dan  pemikiran orang Melayu menjadikan Islam sebagai panduan utama bagi orang Melayu dalam menjalankan kehidupan. Ungkapan orang Melayu sebagai kaum pilihan juga tergambar dalam ungkapan berikut:  Apa tanda Melayu pilihan,  Hidup matinya dalam beriman  Apa tanda Melayu pilihan, Taat setia menyembah Tuhan  Apa tanda Melayu pilihan,  Di dalam Islam tiada menyeman Identitas sebagai kaum pilihan dikaitkan dengan keteguhan keimanan mereka dalam memeluk Islam. Keimanan menjadi dasar utama bagi orang Melayu menyembah Tuhan agar manusia benar-benar
Related Search
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks