Kegiatan Pembelajaran MENYOLDER KOMPONEN ELEKTRONIK PADA PCB SECARA MANUAL

of 15

Please download to get full document.

View again

All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
PDF
15 pages
0 downs
20 views
Share
Description
Setelah menyelesaikan materi pembelajaran ini peserta diharapkan dapat:
Tags
Transcript
  Pendampingan Tatap Muka Keahlian Ganda angkatan 2@SMKN 2 Pati, 25-26 Januari 2018 Tim TAV P4TKBOE Malang Page 1 Kegiatan Pembelajaran MENYOLDER KOMPONEN ELEKTRONIK PADA PCB SECARA MANUAL A. Tujuan Setelah menyelesaikan materi pembelajaran ini peserta diharapkan dapat: 1.   Mempersiapkan peralatan penyolderan secara umum dengan benar 2.   Menyolder komponen/part pada PCB dengan benar 3.   Memeriksa hasil penyolderan dan kebersihannya dengan benar B. Indikator Pencapaian Kompetensi Setelah menyelesaikan materi pembelajaran ini, peserta diharapkan dapat: 1.   Mengidentifikasi peralatan penyolderan standard seperti jenis timah, flux, jenis solder, busa, magnifier, pinset, nipper dan lain-lain sesuai standard. 2.   Mempersiapkan peralatan Solder sesuai instruksi kerja yang ditetapkan. 3.   Menyesuaikan jenis solder, Bit solder, daya solder, temperatur solder, Solder wire dengan kondisi penyolderan 4.   Melakukan penyolderan kecepatan waktu tertentu dengan menjaga kesehatan dan keselamatan kerja 5.   Membersihkan Bit solder dari kotoran 6.   Menyolder kaki komponen elektronik yang sudah terpasang di PCB standard 7.   Menyolder Jumper wire, vinyl wire, coper wire, pin connector   pada PCB sesuai standard. 8.   Menyolder Hubungan wire ke terminal dengan benar sesuai persyaratan ( Turrets, Cups, Pierced, Bifurcated, Hooked  ) 9.   Memenuhi  Acceptance Criteria  dengan baik 10.   Mengkonfirmasikan hasil penyolderan komponen-komponen yang telah terpasang berdasarkan  Acceptance Criteria    Pendampingan Tatap Muka Keahlian Ganda angkatan 2@SMKN 2 Pati, 25-26 Januari 2018 Tim TAV P4TKBOE Malang Page 2 11.   Menjaga PCB dan komponen dari kotoran dan kerusakan 12.   Membersihkan tempat kerja setelah menyelesaikan pekerjaan C. Uraian Materi 1. Mempersiapkan peralatan penyolderan secara umum dengan benar Pada topik materi ini membahas tentang langkah-laangkah dalam mempersiapkan penyolderan secara manual. Langkah-langkah ini diawali dengan mengidentifikasi peralatan penyolderan standard seperti jenis timah, flux, jenis solder, busa, magnifier, pinset, nipper dan lain-lain sesuai standard serta mempersiapkan peralatan solder sesuai instruksi kerja yang ditetapkan. a. Mengidentifikasi peralatan penyolderan standard seperti jenis timah, flux, jenis solder, busa, magnifier, pinset, nipper dan lain-lain sesuai standard.   Langkah awal yang dilakukan dalam mengidentifikasi peralatan penyolderan manual adalah sebagai berikut. 1). Memilih jenis solder yang sesuai Solder yang dipergunakan harus sesuai dengan jenis komponen yang akan disolder. Solder merupakan perkakas elektronika yang sangat penting dan tidak boleh terlupakan, solder merupakan alat yang berfungsi untuk menyambungkan berbagai rangkaian dalam sebuah komponen. Solder mampu menghasilkan panas yang mampu melelehkan bahan tambahan, seperti timah. Timah tersebut digunakan sebagai bahan tambahan pada proses penyambungan komponen.  Adapun prinsip kerja solder sama dengan prinsip kerja las. Terdapat beberapa  jenis solder yang dijual bebas di pasaran,untuk mengetahui lebih lanjut simak ulasan mengenai jenis-jenis solder berikut ini : a) Solder biasa Solder merupakan jenis solder yang paling sering ditemui dipasaran, harga  jual solder jenis ini relatif lebih murah.  Pendampingan Tatap Muka Keahlian Ganda angkatan 2@SMKN 2 Pati, 25-26 Januari 2018 Tim TAV P4TKBOE Malang Page 3 Gambar 8.1. Solder biasa Solder ini sangat mudah untuk digunakan tanpa memerlukan kemampuan khusus. Meskipun dengan harga yang murah solder ini juga mampu dalam menyambungkan berbagai komponen. b) Solder dengan pengatur suhu Jenis solder dengan pengontrol suhu. Solder ini memiliki kelebihan dimana suhunya akan tetap stabil meski sudah dihidupkan untuk waktu yang lama. Meskipun tegangan naik turun tidak akan mempengaruhi suhu dari solder. Kestabilan suhu inilah mampu menjaga keawetan dari solder itu sendiri, solder akan mampu bertahan lama. Gambar 8.2. Solder dengan kontrol suhu Pilihlah solder yang sesuai dengan kebutuhan anda, serta jangan lupa untuk memperhatikan besaran tegangannya.  Pendampingan Tatap Muka Keahlian Ganda angkatan 2@SMKN 2 Pati, 25-26 Januari 2018 Tim TAV P4TKBOE Malang Page 4 c) Attractor Gambar 8.3. Attractor  Atractor dipergunakan untuk melepas timah dari PCB pada saat melepas komponen yang rusak. 2). Memilih jenis timah yang sesuai Kualitas sambungan solder tergantung pada beberapa faktor, antara lain alat solder yang digunakan, kecakapan menyolder dan jenis timah solder. Tersedia berbagai macam jenis timah solder dengan spesifikasi yang berbeda-beda, dan tentu saja diperuntukkan bagi pekerjaan yang berbeda pula. Dalam menentukan pilihan jenis timah solder yang tepat, perlu diketahui sekilas tentang karakteristik utama timah solder dan faktor-faktor yang mempengaruhi karakteristik tersebut. Karakteristik timah solder ditentukan oleh dua faktor utama, yaitu komposisi campuran logam dan jenis flux yang terkandung didalam timah solder. Gambar 8.4. Timah solder a) Komposisi Campuran Timah Solder Timah solder terbuat dari campuran lebih dari satu jenis logam, atau dikenal dengan istilah alloy. Dua jenis logam yang lazim digunakan dibidang elektronika  Pendampingan Tatap Muka Keahlian Ganda angkatan 2@SMKN 2 Pati, 25-26 Januari 2018 Tim TAV P4TKBOE Malang Page 5 adalah timah (Sn) dan timbal (Pb), dengan berbagai macam perbandingan campuran. Perbandingan campuran ini dinyatakan melalui angka persentase perbandingan timah/timbal (Sn/Pb), sebagai contoh 60/40 dan 63/37. Jenis logam lain, seperti perak (Ag) dan tembaga (Cu), juga dapat ditambahkan dalam jumlah kecil (dikisaran 1% - 2%) untuk mendapatkan sifat-sifat tertentu. Perbandingan campuran timah dan timbal mempengaruhi karakteristik timah solder, antara lain kekuatan sambungan solder, kelancaran aliran timah solder cair, titik lebur timah solder dan mekanisme perubahan wujud timah solder dari padat menjadi cair dan sebaliknya. Untuk soldering manual sebaiknya dipilih komposisi timah solder 60/40. b) Kekuatan Sambungan Solder Kekuatan sambungan solder dinyatakan melalui dua parameter, kekuatan tarik (tensile strength) dan kekuatan robek (shear strength). Kekuatan tarik dan robek timah solder dengan perbandingan campuran 60/40 adalah 52MPa dan 39MPa, sedangkan untuk perbandingan campuran 63/37 adalah 54MPa dan 37MPa. Dapat dilihat bahwa perbedaan kekuatan sambungan solder antara timah solder dengan perbandingan campuran 60/40 dan 63/37 tidaklah signifikan. Kedua perbandingan campuran ini, dari sudut kekuatan sambungan solder yang dihasilkan, cocok untuk digunakan dibidang elektronika. Perlu ditambahkan bahwa kekuatan dan kualitas sambungan solder dapat ditingkatkan dengan menambahkan campuran logam perak dalam jumlah kecil (berkisar diantara 1% - 2%).
Related Search
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks