Metode pendidikan islam

of 25

Please download to get full document.

View again

All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
PDF
25 pages
0 downs
23 views
Share
Description
1. METODE PENDIDIKAN ISLAM OLEH: SAFRUDIN EDI WIBOWO, LC. M.Ag 2. ã Metode berasal dari kata meta dan hodos. Meta berarti “melalui” dan hodos berarti ilmu…
Transcript
  • 1. METODE PENDIDIKAN ISLAM OLEH: SAFRUDIN EDI WIBOWO, LC. M.Ag
  • 2. • Metode berasal dari kata meta dan hodos. Meta berarti “melalui” dan hodos berarti ilmu pengetahuan tentang jalan atau cara yang dilalui untuk mencapai tujuan. Logos berarti akal atau ilmu. Metodologi berarti ilmu yang mempelajari tentang jalan atau atau cara. • Metode pendidikan Islam memiliki tugas dan fungsi memberikan jalan atau cara yang sebaik mungkin bagi pelaksanaan operasional dari ilmu pendidikan Islam. • Metode pendidikan yang dimaksud adalah metode pembelajaran.
  • 3. • Dalam pendidikan Islam dikenal beberapa metode pembelajaran. Antara lain metode keteladanan (ing ngarso sung tulodo), diskusi (hiwar), ceramah (lecturing method), perumpamaan atau cerita, nasehat, hukuman dan ganjaran (reward and punishment), dll.
  • 4. PEMBIASAAN • Metode Pembiasaan adalah suatu cara yang dapat dilakukan untuk membiasakan anak didik berpikir, bersikap dan bertindak sesuai dengan tuntunan ajaran Islam (Arif Armai) • Pembiasaan sangat efektif jika diterapkan terhadap peserta didik usia dini. Mereka memiliki “rekaman” ingatan yang kuat dan kondisi kepribadian yang belum matang, sehingga mereka mudah larut dengan kebiasaan-kebiasaan yang mereka lakukan sejak kecil.
  • 5. • Metode pembiasaan sangat efektif untuk menanamkan nilai-nilai positif ke dalam diri anak didik; baik aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Selain itu, pendekatan pembiasaan juga sangat efisien dalam mengubah kebiasaan negatif menjadi posiitif.
  • 6. METODE KETELADANAN • QS. 33:21; 60: 4; 60:6 • Mengapa manusia perlu teladan? • Manusia memiliki kecenderungan untuk meniru (imitasi), lebih-lebih pada anak-anak. (identifikasi, asimilasi, imitasi) • Banyak konsep-konsep abstrak yang perlu di”konkret”kan dalam bentuk perilaku riil di lapangan. • Peribahasa mengatakan “Keteladanan satu orang akan lebih berpengaruh daripada ucapan seribu orang.
  • 7. CERAMAH (LECTURING/TELLING METHOD) • Metode ceramah adalah cara penyampaian sebuah pelajaran dengan cara penuturan lisan kepada siswa atau khalayak. • QS. 12: 2-3 • Nilai edukasi: dalam penuturan lisan seorang guru/penceramah dituntut untuk memiliki keahlian memilih kata (diksi) sehingga ceramah yang disampaikan mampu memberikan “kedamaian” (salam) kepada para pendengarnya.
  • 8. METODE DISKUSI • Diskusi berasal dari kata “discussus” yang berarti “to examine”. Terdiri dari kata “dis” dan “culture” . “Dis” artinya terpisah, sementara “culture” artinya menggoncang atau memukul. • Secara etimologi, “disculture” berarti suatu pukulan yang memisahkan sesuatu. Dengan kata lain, disculture berarti membuat sesuatu menjadi jelas dengan cara memecahkan atau menguraikan (to clear away by breaking up or culturing).
  • 9. • Secara umum, diskusi adalah suatu proses yang melibatkan dua individu atau lebih, berinteraksi secara verbal dan saling berhadapan, saling tukar informasi (information sharing), saling mempertahankan pendapat (self maintenance) dalam memecahkan sebuah masalah tertentu (problem solving) • Metode diskusi adalah sebuah cara yang dilakukan dalam mempelajari bahan atau menyampaikan materi dengan jalan mendiskusikannya, dengan tujuan dapat menimbulkan pengertian serta perubahan tingkah laku siswa.
  • 10. METODE PERUMPAMAAN ATAU CERITA • Metode kisah adalah suatu cara dalam menyampaikan materi pelajaran dengan menuturkan secara kronologis tentang bagaimana terjadinya sesuatu hal baik yang sebenarnya terjadi ataupun hanya fiksi semata. • QS, Al-A’raf: 176; 12: 3; 12: 111. • Analogi konsep abstrak dengan yang konkret.
  • 11. METODE HUKUMAN DAN GANJARAN (Reward and Punishment) • Ganjaran dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia: (1) hadiah (sebagai pembalas jasa); (2) Hukuman; balasan. Ganjaran dalam bahasa Indonesia bisa dipakai untuk balasan yang baik maupun balasan yang buruk. • Ganjaran dalam bahasa Arab ‘iqab, jaza’, uqubah • Tsawabpahala,upah, balasan. • QS. 3: 145, 148, 149; 4: 134, al-Kahfi: 31; al- Qashash: 80
  • 12. Aplikasi Metode Ganjaran • Memberi pujian yang indah diberikan agar lebih bersemangat dalam belajar. • Imbalan materi/hadiah. • Doa • Tanda penghargaan
  • 13. Kelebihan dan kekurangan • Memberi pengaruh yang cukup besar terhadap jiwa anak didik untuk melakukan perbuatan yang positif dan bersikap progresif. • Dapat menjadi pendorong bagi anak-anak didi lainnya untuk mengikuti anak yang telah memperoleh pujian dari gurunya; baik dalam tingkah laku, sopan santun, ataupun semangat dan motivasinya dalam berbuat yang lebih baik.
  • 14. Ali `Imran: 135 • Ali `Imran: 135: • ‫ْساَف‬‫لل‬َّ‫ه‬َ ‫ساَف‬ ‫ْساَف ا‬‫ا‬‫راو‬ُ‫او‬ ‫ك‬َ ‫ساَف‬ ‫ذ‬َ ‫ساَف‬ ‫ْساَف‬‫م‬ْ ‫ذ‬ ‫ه‬ُ‫او‬ ‫س‬َ ‫ساَف‬ ‫ف‬ُ‫او‬‫ن‬ْ ‫ذ‬‫أ‬َ ‫ساَف‬ ‫ْساَف‬‫ا‬‫ماو‬ُ‫او‬ ‫ل‬َ ‫ساَف‬‫ظ‬َ ‫ساَف‬ ‫ْساَف‬‫او‬ْ ‫ذ‬ ‫أ‬َ ‫ساَف‬ ‫ْساَف‬‫ة‬ً ‫أ‬ ‫ش‬َ ‫ساَف‬ ‫ح‬ِ‫ش‬ ‫فحا‬َ ‫ساَف‬ ‫ْساَف‬‫ا‬‫لاو‬ُ‫او‬‫ع‬َ ‫ساَف‬ ‫ف‬َ ‫ساَف‬ ‫ْساَف‬‫ا‬‫ذ‬َ ‫ساَف‬‫إ‬ِ‫ش‬ ‫ْساَف‬‫ن‬َ ‫ساَف‬ ‫ذني‬ِ‫ش‬‫ل‬َّ‫ه‬‫ا‬‫او‬َ ‫ساَف‬ ‫ْساَف‬‫ا‬‫راو‬ُّ‫و‬ ‫ص‬ِ‫ش‬ ‫ني‬ُ‫ْساَف او‬‫م‬ْ ‫ذ‬ ‫ل‬َ ‫ساَف‬‫او‬َ ‫ساَف‬ ‫ْساَف‬‫لل‬َّ‫ه‬ُ‫او‬ ‫ْساَف ا‬‫ل‬َّ‫ه‬ ‫إ‬ِ‫ش‬ ‫ْساَف‬‫ب‬َ ‫ساَف‬ ‫ناو‬ُ‫او‬‫ذ‬ُّ‫و‬‫ْساَف ال‬‫ر‬ُ‫او‬ ‫ف‬ِ‫ش‬‫غ‬ْ ‫ذ‬ ‫ني‬َ ‫ْساَف ساَف‬‫ن‬ْ ‫ذ‬ ‫م‬َ ‫ساَف‬ ‫او‬َ ‫ساَف‬ ‫ْساَف‬‫م‬ْ ‫ذ‬ ‫ه‬ِ‫ش‬ ‫ب‬ِ‫ش‬‫ناو‬ُ‫او‬‫ذ‬ُ‫او‬‫ل‬ِ‫ش‬ ‫ْساَف‬‫ا‬‫راو‬ُ‫او‬ ‫ف‬َ ‫ساَف‬‫غ‬ْ ‫ذ‬ ‫ت‬َ ‫ساَف‬‫س‬ْ ‫ذ‬ ‫فحا‬َ ‫ساَف‬ ) ‫ْساَف‬‫ن‬َ ‫ساَف‬ ‫ماو‬ُ‫او‬ ‫ل‬َ ‫ساَف‬‫ع‬ْ ‫ذ‬ ‫ني‬َ ‫ْساَف ساَف‬‫م‬ْ ‫ذ‬ ‫ه‬ُ‫او‬ ‫او‬َ ‫ساَف‬ ‫ْساَف‬‫ا‬‫لاو‬ُ‫او‬‫ع‬َ ‫ساَف‬ ‫ف‬َ ‫ساَف‬ ‫ْساَف‬‫حا‬‫م‬َ ‫ساَف‬ ‫ْساَف‬‫ ى‬‫ل‬َ ‫ساَف‬‫ع‬َ ‫ساَف‬135 ‫ْساَف‬‫ن‬ْ ‫ذ‬ ‫م‬ِ‫ش‬ ‫ْساَف‬‫ة‬ٌ ‫م‬‫ر‬َ ‫ساَف‬ ‫ف‬ِ‫ش‬‫غ‬ْ ‫ذ‬ ‫م‬َ ‫ساَف‬ ‫ْساَف‬‫م‬ْ ‫ذ‬ ‫ه‬ُ‫او‬ ‫ؤ‬ُ‫او‬ ‫زا‬َ ‫ساَف‬ ‫ج‬َ ‫ساَف‬ ‫ْساَف‬‫ك‬َ ‫ساَف‬ ‫ئ‬ِ‫ش‬‫ل‬َ ‫ساَف‬‫او‬‫أ‬ُ‫او‬ ‫ْساَف‬( ‫ْساَف‬‫ر‬ُ‫او‬ ‫ج‬ْ ‫ذ‬ ‫أ‬َ ‫ساَف‬ ‫ْساَف‬‫م‬َ ‫ساَف‬ ‫ع‬ْ ‫ذ‬ ‫ن‬ِ‫ش‬‫او‬َ ‫ساَف‬ ‫ْساَف‬‫حا‬‫ه‬َ ‫ساَف‬ ‫فهي‬ِ‫ش‬ ‫ْساَف‬‫ن‬َ ‫ساَف‬ ‫دني‬ِ‫ش‬‫ل‬ِ‫ش‬‫خحا‬َ ‫ساَف‬ ‫ْساَف‬‫ر‬ُ‫او‬ ‫هحا‬َ ‫ساَف‬ ‫ن‬ْ ‫ذ‬‫ل‬ْ ‫ذ‬َ ‫ساَف‬ ‫ْساَف ا‬‫حا‬‫ه‬َ ‫ساَف‬ ‫ت‬ِ‫ش‬‫ح‬ْ ‫ذ‬ ‫ت‬َ ‫ساَف‬ ‫ْساَف‬‫ن‬ْ ‫ذ‬ ‫م‬ِ‫ش‬ ‫ْساَف‬‫ ي‬‫ر‬ِ‫ش‬ ‫ج‬ْ ‫ذ‬ ‫ت‬َ ‫ساَف‬ ‫ْساَف‬‫ت‬ٌ ‫م‬ ‫نحا‬َّ‫ه‬‫ج‬َ ‫ساَف‬ ‫او‬َ ‫ساَف‬ ‫ْساَف‬‫م‬ْ ‫ذ‬ ‫ه‬ِ‫ش‬ ‫ب‬ِّ‫ه‬‫ر‬َ ‫ساَف‬ ) ‫ْساَف‬‫ن‬َ ‫ساَف‬ ‫لهي‬ِ‫ش‬‫م‬ِ‫ش‬ ‫عحا‬َ ‫ساَف‬ ‫ل‬ْ ‫ذ‬‫ا‬136( • 135. Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau Menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.
  • 15. METODE HUKUMAN • Hukuman dalam Kamus Bahasa Indonesia: (1). Siksa dan sebagainya yang dikenakan kepada orang-orang yang melanggar UU; (2) Keputusan yang dijatuhkan oleh hakim; (3) Hasil atau akibat menghukum. • Dalam bahasa Arab: ‘iqab, jaza’, uqubah. • Iqab balasan. QS. 3: 11; al-Anfal: 13
  • 16. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN • Hukuman akan menimbulkan efek jera sehingga akan efektif menghentikan perilaku siswa yang menyimpang atau melanggar. • Kelemahannya, jika hukuman yang diterapkan tidak tepat, akan menimbulkan suasana takut dan trauma. • Mengurangi inisiatif anak didik karena takut terhadap hukuman jika melakukan kesalahan.
  • 17. HUKUMAN • At-Taubah: 74 • ‫مو‬ْ ‫و‬ ‫ه‬ِ‫ْم‬ ‫م‬ِ‫ْم‬ ‫ل‬َ‫ما‬ ‫س‬ْ ‫و‬ ‫إ‬ِ‫ْم‬ ‫و‬‫د‬َ‫ما‬‫ع‬ْ ‫و‬ ‫ب‬َ‫ما‬ ‫راواو‬ُ‫او‬ ‫ف‬َ‫ما‬‫ك‬َ‫ما‬ ‫او‬َ‫ما‬ ‫رو‬ِ‫ْم‬ ‫ف‬ْ ‫و‬ ‫ك‬ُ‫او‬ ‫ل‬ْ ‫و‬‫ةو ا‬َ‫ما‬ ‫م‬َ‫ما‬ ‫ل‬ِ‫ْم‬‫ك‬َ‫ما‬ ‫لاواو‬ُ‫او‬‫لا‬‫ق‬َ‫ما‬ ‫دو‬ْ ‫و‬ ‫ق‬َ‫ما‬‫ل‬َ‫ما‬‫او‬َ‫ما‬ ‫لاواو‬ُ‫او‬‫لا‬‫ق‬َ‫ما‬ ‫ملاو‬َ‫ما‬ ‫للو‬َّ‫ه‬ِ‫ْم‬ ‫بلا‬ِ‫ْم‬ ‫نو‬َ‫ما‬ ‫فاو‬ُ‫او‬‫ل‬ِ‫ْم‬‫ح‬ْ ‫و‬ ‫ي‬َ‫ما‬ ‫هو‬ِ‫ْم‬ ‫ل‬ِ‫ْم‬‫ض‬ْ ‫و‬ ‫ف‬َ‫ما‬ ‫نو‬ْ ‫و‬ ‫م‬ِ‫ْم‬ ‫هو‬ُ‫او‬ ‫ل‬ُ‫او‬‫او‬‫س‬ُ‫او‬ ‫ر‬َ‫ما‬ ‫او‬َ‫ما‬ ‫للو‬َّ‫ه‬ُ‫او‬ ‫مو ا‬ُ‫او‬ ‫ه‬ُ‫او‬ ‫نلا‬َ‫ما‬‫غ‬ْ ‫و‬ ‫أ‬َ‫ما‬ ‫و‬‫ن‬ْ ‫و‬ ‫أ‬َ‫ما‬ ‫و‬‫ل‬َّ‫ه‬ ‫إ‬ِ‫ْم‬ ‫و‬‫ماوا‬ُ‫او‬ ‫ق‬َ‫ما‬‫ن‬َ‫ما‬ ‫ملاو‬َ‫ما‬ ‫او‬َ‫ما‬ ‫لاواو‬ُ‫او‬‫لا‬‫ن‬َ‫ما‬‫ي‬َ‫ما‬ ‫مو‬ْ ‫و‬ ‫ل‬َ‫ما‬ ‫ملاو‬َ‫ما‬ ‫ب‬ِ‫ْم‬ ‫ماواو‬ُّ‫و‬ ‫ه‬َ‫ما‬ ‫او‬َ‫ما‬ ‫يلاو‬َ‫ما‬‫ن‬ْ ‫و‬‫د‬ُّ‫و‬‫ف يو ال‬ِ‫ْم‬ ‫ملاو‬ً‫ا‬ ‫لي‬ِ‫ْم‬‫أ‬َ‫ما‬ ‫و‬‫بلا‬ً‫ا‬‫ذا‬َ‫ما‬‫ع‬َ‫ما‬ ‫للو‬َّ‫ه‬ُ‫او‬ ‫مو ا‬ُ‫او‬ ‫ه‬ُ‫او‬ ‫ب‬ْ ‫و‬‫ذ‬ِّ‫ب‬‫ع‬َ‫ما‬ ‫ي‬ُ‫او‬ ‫اواو‬ْ ‫و‬ ‫ل‬َّ‫ه‬‫او‬َ‫ما‬ ‫ت‬َ‫ما‬‫ي‬َ‫ما‬ ‫نو‬ْ ‫و‬ ‫إ‬ِ‫ْم‬‫او‬َ‫ما‬ ‫مو‬ْ ‫و‬ ‫ه‬ُ‫او‬ ‫ل‬َ‫ما‬ ‫راو‬ً‫ا‬ ‫ي‬ْ ‫و‬‫خ‬َ‫ما‬ ‫كو‬ُ‫او‬ ‫ي‬َ‫ما‬ ‫باواو‬ُ‫او‬‫تاو‬ُ‫او‬‫ي‬َ‫ما‬ ‫نو‬ْ ‫و‬ ‫إ‬ِ‫ْم‬‫ف‬َ‫ما‬ ) ‫رو‬ٍ ‫صي‬ِ‫ْم‬ ‫ن‬َ‫ما‬ ‫لو‬َ‫ما‬ ‫او‬َ‫ما‬ ‫ يو‬ٍّ ‫ل‬ِ‫ْم‬‫او‬َ‫ما‬ ‫نو‬ْ ‫و‬ ‫م‬ِ‫ْم‬ ‫ضو‬ِ‫ْم‬ ‫ر‬ْ ‫و‬ ‫ل‬ْ ‫و‬َ‫ما‬ ‫ف يو ا‬ِ‫ْم‬ ‫مو‬ْ ‫و‬ ‫ه‬ُ‫او‬ ‫ل‬َ‫ما‬ ‫ملاو‬َ‫ما‬ ‫او‬َ‫ما‬ ‫ةو‬ِ‫ْم‬‫ر‬َ‫ما‬ ‫خ‬ِ‫ْم‬ ‫ل‬ْ ‫و‬َ‫ما‬ ‫اوا‬َ‫ما‬74( • 74. Mereka (orang-orang munafik itu) bersumpah dengan (nama) Allah, bahwa mereka tidak mengatakan (sesuatu yang menyakitimu). Sesungguhnya mereka telah mengucapkan Perkataan kekafiran, dan telah menjadi kafir sesudah Islam dan mengingini apa yang mereka tidak dapat mencapainya[650], dan mereka tidak mencela (Allah dan Rasul-Nya), kecuali karena Allah dan Rasul-Nya telah melimpahkan karunia-Nya kepada mereka. Maka jika mereka bertaubat, itu adalah lebih baik bagi mereka, dan jika mereka berpaling, niscaya Allah akan mengazab mereka dengan azab yang pedih di dunia dan akhirat; dan mereka sekali-kali tidaklah mempunyai pelindung dan tidak (pula) penolong di muka bumi.
  • 18. KETELADANAN • QS. Al-Ahzab: 21 (keteladanan) ‫للو‬َّ‫ه‬َ‫ما‬ ‫جاوو ا‬ُ‫او‬ ‫ر‬ْ ‫و‬ ‫ي‬َ‫ما‬ ‫نو‬َ‫ما‬ ‫كلا‬َ‫ما‬ ‫نو‬ْ ‫و‬ ‫م‬َ‫ما‬ ‫ل‬ِ‫ْم‬ ‫و‬‫ة‬ٌ ‫ل‬ ‫ن‬َ‫ما‬‫س‬َ‫ما‬ ‫ح‬َ‫ما‬ ‫ةو‬ٌ ‫ل‬‫او‬َ‫ما‬ ‫س‬ْ ‫و‬ ‫أ‬ُ‫او‬ ‫و‬‫لل‬َّ‫ه‬ِ‫ْم‬ ‫لو ا‬ِ‫ْم‬ ‫ساو‬ُ‫او‬ ‫ر‬َ‫ما‬ ‫ف يو‬ِ‫ْم‬ ‫مو‬ْ ‫و‬ ‫ك‬ُ‫او‬‫ل‬َ‫ما‬ ‫و‬‫ن‬َ‫ما‬ ‫كلا‬َ‫ما‬ ‫دو‬ْ ‫و‬ ‫ق‬َ‫ما‬‫ل‬َ‫ما‬ ) ‫راو‬ً‫ا‬ ‫ثي‬ِ‫ْم‬‫ك‬َ‫ما‬ ‫للو‬َّ‫ه‬َ‫ما‬ ‫رو ا‬َ‫ما‬ ‫ك‬َ‫ما‬ ‫ذ‬َ‫ما‬‫او‬َ‫ما‬ ‫رو‬َ‫ما‬ ‫خ‬ِ‫ْم‬ ‫ل‬ْ ‫و‬َ‫ما‬ ‫مو ا‬َ‫ما‬ ‫او‬ْ ‫و‬ ‫ي‬َ‫ما‬‫ل‬ْ ‫و‬‫اوا‬َ‫ما‬21 ) Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah.
  • 19. CERAMAH • Al-Furqan : 63 • ‫مو‬ُ‫او‬‫ه‬ُ‫او‬ ‫ب‬َ‫ما‬‫ط‬َ‫ما‬ ‫خلا‬َ‫ما‬ ‫ذاو‬َ‫ما‬‫إ‬ِ‫ْم‬‫او‬َ‫ما‬ ‫نلاو‬ً‫ا‬‫او‬ْ ‫و‬ ‫ه‬َ‫ما‬ ‫ضو‬ِ‫ْم‬ ‫ر‬ْ ‫و‬ ‫ل‬ْ ‫و‬َ‫ما‬ ‫ل ىو ا‬َ‫ما‬‫ع‬َ‫ما‬ ‫نو‬َ‫ما‬ ‫شاو‬ُ‫او‬ ‫م‬ْ ‫و‬ ‫ي‬َ‫ما‬ ‫نو‬َ‫ما‬ ‫ذي‬ِ‫ْم‬‫ل‬َّ‫ه‬‫ا‬ ‫نو‬ِ‫ْم‬ ‫م‬َ‫ما‬ ‫ح‬ْ ‫و‬ ‫ر‬َّ‫ه‬ ‫دو ال‬ُ‫او‬‫بلا‬َ‫ما‬‫ع‬ِ‫ْم‬ ‫او‬َ‫ما‬ ) ‫ملاو‬ً‫ا‬ ‫ل‬َ‫ما‬ ‫س‬َ‫ما‬ ‫لاواو‬ُ‫او‬‫لا‬‫ق‬َ‫ما‬ ‫نو‬َ‫ما‬ ‫لاو‬ُ‫او‬‫ه‬ِ‫ْم‬ ‫جلا‬َ‫ما‬ ‫ل‬ْ ‫و‬‫ا‬63( • 63. Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan.
  • 20. DISKUSI Al-Baqarah: ‫و 03و‬ ‫نو‬ْ ‫و‬ ‫م‬َ‫ما‬ ‫هلاو‬َ‫ما‬ ‫في‬ِ‫ْم‬ ‫لو‬ُ‫او‬ ‫ع‬َ‫ما‬ ‫ج‬ْ ‫و‬ ‫ت‬َ‫ما‬‫أ‬َ‫ما‬ ‫و‬‫لاوا‬ُ‫او‬‫لا‬‫ق‬َ‫ما‬ ‫ةو‬ً‫ا‬ ‫ف‬َ‫ما‬‫لي‬ِ‫ْم‬‫خ‬َ‫ما‬ ‫ضو‬ِ‫ْم‬ ‫ر‬ْ ‫و‬ ‫ل‬ْ ‫و‬َ‫ما‬ ‫ف يو ا‬ِ‫ْم‬ ‫لو‬ٌ ‫ل‬ ‫ع‬ِ‫ْم‬ ‫جلا‬َ‫ما‬ ‫ن يو‬ِّ‫ب‬‫إ‬ِ‫ْم‬ ‫و‬‫ة‬ِ‫ْم‬ ‫ك‬َ‫ما‬ ‫ئ‬ِ‫ْم‬‫ل‬َ‫ما‬ ‫م‬َ‫ما‬ ‫ل‬ْ ‫و‬‫ل‬ِ‫ْم‬ ‫كو‬َ‫ما‬ ‫ب‬ُّ‫و‬‫ر‬َ‫ما‬ ‫لو‬َ‫ما‬ ‫قلا‬َ‫ما‬ ‫ذو‬ْ ‫و‬ ‫إ‬ِ‫ْم‬‫او‬َ‫ما‬ ‫ن يو‬ِّ‫ب‬‫إ‬ِ‫ْم‬ ‫و‬‫ل‬َ‫ما‬ ‫قلا‬َ‫ما‬ ‫كو‬َ‫ما‬ ‫ل‬َ‫ما‬ ‫سو‬ُ‫او‬ ‫د‬ِّ‫ب‬‫ق‬َ‫ما‬‫ن‬ُ‫او‬‫او‬َ‫ما‬ ‫كو‬َ‫ما‬ ‫د‬ِ‫ْم‬‫م‬ْ ‫و‬ ‫ح‬َ‫ما‬ ‫ب‬ِ‫ْم‬ ‫حو‬ُ‫او‬ ‫ب‬ِّ‫ب‬‫س‬َ‫ما‬ ‫ن‬ُ‫او‬ ‫نو‬ُ‫او‬ ‫ح‬ْ ‫و‬ ‫ن‬َ‫ما‬‫او‬َ‫ما‬ ‫ءو‬َ‫ما‬ ‫ملا‬َ‫ما‬ ‫د‬ِّ‫ب‬‫كو ال‬ُ‫او‬ ‫ف‬ِ‫ْم‬‫س‬ْ ‫و‬ ‫ي‬َ‫ما‬‫او‬َ‫ما‬ ‫هلاو‬َ‫ما‬ ‫في‬ِ‫ْم‬ ‫دو‬ُ‫او‬‫س‬ِ‫ْم‬ ‫ف‬ْ ‫و‬ ‫ي‬ُ‫او‬ ) ‫نو‬َ‫ما‬ ‫ماو‬ُ‫او‬ ‫ل‬َ‫ما‬‫ع‬ْ ‫و‬ ‫ت‬َ‫ما‬ ‫لو‬َ‫ما‬ ‫ملاو‬َ‫ما‬ ‫مو‬ُ‫او‬ ‫ل‬َ‫ما‬‫ع‬ْ ‫و‬ ‫أ‬َ‫ما‬30( 30. ‫و‬Ingatlah ‫و‬ketika ‫و‬Tuhanmu ‫و‬berfirman ‫و‬kepada ‫و‬Para ‫و‬Malaikat: ‫و‬ "Sesungguhnya ‫و‬aku ‫و‬hendak ‫و‬menjadikan ‫و‬seorang ‫و‬khalifah ‫و‬di ‫و‬ muka ‫و‬bumi." ‫و‬mereka ‫و‬berkata: ‫"و‬Mengapa ‫و‬Engkau ‫و‬hendak ‫و‬ menjadikan ‫(و‬khalifah) ‫و‬di ‫و‬bumi ‫و‬itu ‫و‬orang ‫و‬yang ‫و‬akan ‫و‬membuat ‫و‬ kerusakan ‫و‬padanya ‫و‬dan ‫و‬menumpahkan ‫و‬darah, ‫و‬Padahal ‫و‬Kami ‫و‬ Senantiasa ‫و‬bertasbih ‫و‬dengan ‫و‬memuji ‫و‬Engkau ‫و‬dan ‫و‬mensucikan ‫و‬ Engkau?" ‫و‬Tuhan ‫و‬berfirman: ‫"و‬Sesungguhnya ‫و‬aku ‫و‬mengetahui ‫و‬ apa ‫و‬yang ‫و‬tidak ‫و‬kamu ‫و‬ketahui.“
  • 21. • Al-Anbiya: 52-53 • ‫نو‬َ‫ما‬ ‫فاو‬ُ‫او‬‫ك‬ِ‫ْم‬ ‫علا‬َ‫ما‬ ‫هلاو‬َ‫ما‬ ‫ل‬َ‫ما‬ ‫و‬‫م‬ْ ‫و‬ ‫ت‬ُ‫او‬‫ن‬ْ ‫و‬‫أ‬َ‫ما‬ ‫و‬‫ت ي‬ِ‫ْم‬‫ل‬َّ‫ه‬‫ا‬ ‫لو‬ُ‫او‬ ‫ثي‬ِ‫ْم‬‫ملا‬َ‫ما‬ ‫ت‬َّ‫ه‬‫هو ال‬ِ‫ْم‬‫ذ‬ِ‫ْم‬‫ه‬َ‫ما‬ ‫ملاو‬َ‫ما‬ ‫هو‬ِ‫ْم‬ ‫م‬ِ‫ْم‬ ‫او‬ْ ‫و‬ ‫ق‬َ‫ما‬‫او‬َ‫ما‬ ‫هو‬ِ‫ْم‬ ‫بي‬ِ‫ْم‬‫ل‬ِ‫ْم‬َ‫ما‬ ‫لو‬َ‫ما‬ ‫قلا‬َ‫ما‬ ‫ذو‬ْ ‫و‬ ‫إ‬ِ‫ْم‬ )52) ‫نو‬َ‫ما‬ ‫دي‬ِ‫ْم‬‫ب‬ِ‫ْم‬‫علا‬َ‫ما‬ ‫هلاو‬َ‫ما‬ ‫ل‬َ‫ما‬ ‫و‬‫نلا‬َ‫ما‬‫ء‬َ‫ما‬ ‫بلا‬َ‫ما‬‫آ‬َ‫ما‬ ‫و‬‫نلا‬َ‫ما‬‫د‬ْ ‫و‬ ‫ج‬َ‫ما‬ ‫او‬َ‫ما‬ ‫لاواو‬ُ‫او‬‫لا‬‫ق‬َ‫ما‬ ‫(و‬53( • 52. (ingatlah), ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dan kaumnya: "Patung- patung Apakah ini yang kamu tekun beribadat kepadanya?" • 53. Mereka menjawab: "Kami mendapati bapak-bapak Kami menyembahnya".
  • 22. PERUMPAMAAN DAN CERITA • Al-A`raf: 176 • ‫لا‬ِ ‫ا‬ ‫ث‬َ‫ِل‬‫م‬َ‫ِل‬ ‫ك‬َ‫ِل‬ ‫ها‬ُ ‫ك‬ ‫ل‬ُ ‫ك‬‫ث‬َ‫ِل‬‫م‬َ‫ِل‬ ‫ف‬َ‫ِل‬ ‫ها‬ُ ‫ك‬‫وها‬َ‫ِل‬ ‫ه‬َ‫ِل‬ ‫عا‬َ‫ِل‬ ‫ب‬َ‫ِل‬‫ت‬َّ‫وها‬َ‫ِل‬ ‫ضا‬ِ ‫ا‬ ‫ر‬ْ‫و ِض‬ ‫ل‬ْ‫و ِض‬َ‫ِل‬ ‫ل ىا ها‬َ‫ِل‬‫إ‬ِ ‫ا‬ ‫ا‬‫د‬َ‫ِل‬‫ل‬َ‫ِل‬‫خ‬ْ‫و ِض‬ ‫أ‬َ‫ِل‬ ‫ا‬‫ه‬ُ ‫ك‬ ‫ن‬َّ‫ك‬ِ ‫ا‬ ‫ل‬َ‫ِل‬‫و‬َ‫ِل‬ ‫ه اا‬َ‫ِل‬ ‫ب‬ِ ‫ا‬ ‫ها‬ُ ‫ك‬‫ن ا‬َ‫ِل‬‫ع‬ْ‫و ِض‬ ‫ف‬َ‫ِل‬‫ر‬َ‫ِل‬ ‫ل‬َ‫ِل‬ ‫ن اا‬َ‫ِل‬‫ئ‬ْ‫و ِض‬‫ش‬ِ ‫ا‬ ‫وا‬ْ‫و ِض‬ ‫ل‬َ‫ِل‬‫و‬َ‫ِل‬ ‫بوهاا‬ُ ‫ك‬‫ذ‬َّ‫ك‬َ‫ِل‬ ‫نا‬َ‫ِل‬ ‫ذني‬ِ ‫ا‬‫ل‬َّ‫ما ها‬ِ ‫ا‬ ‫و‬ْ‫و ِض‬ ‫ق‬َ‫ِل‬‫ل‬ْ‫و ِض‬‫لا ها‬ُ ‫ك‬ ‫ث‬َ‫ِل‬‫م‬َ‫ِل‬ ‫كا‬َ‫ِل‬ ‫ل‬ِ ‫ا‬‫ذ‬َ‫ِل‬ ‫ثا‬ْ‫و ِض‬ ‫ه‬َ‫ِل‬ ‫ل‬ْ‫و ِض‬‫ني‬َ‫ها ِل‬ُ ‫ك‬ ‫ك‬ْ‫و ِض‬ ‫ر‬ُ ‫ك‬ ‫ت‬ْ‫و ِض‬‫ت‬َ‫ِل‬ ‫وا‬ْ‫و ِض‬ ‫أ‬َ‫ِل‬ ‫ا‬‫ث‬ْ‫و ِض‬ ‫ه‬َ‫ِل‬ ‫ل‬ْ‫و ِض‬‫ني‬َ‫ها ِل‬ِ ‫ا‬ ‫ي‬ْ‫و ِض‬‫ل‬َ‫ِل‬‫ع‬َ‫ِل‬ ‫لا‬ْ‫و ِض‬ ‫م‬ِ ‫ا‬ ‫ح‬ْ‫و ِض‬ ‫ت‬َ‫ِل‬ ‫نا‬ْ‫و ِض‬ ‫إ‬ِ ‫ا‬ ‫ا‬‫ب‬ِ ‫ا‬ ‫ل‬ْ‫و ِض‬‫ك‬َ‫ِل‬ ‫ل‬ْ‫و ِض‬‫ها‬ ) ‫نا‬َ‫ِل‬ ‫رو‬ُ ‫ك‬ ‫ك‬َّ‫ف‬َ‫ِل‬‫ت‬َ‫ِل‬‫ني‬َ‫ما ِل‬ْ‫و ِض‬ ‫ه‬ُ ‫ك‬ ‫ل‬َّ‫ع‬َ‫ِل‬ ‫ل‬َ‫ِل‬ ‫صا‬َ‫ِل‬ ‫ص‬َ‫ِل‬ ‫ق‬َ‫ِل‬‫ل‬ْ‫و ِض‬‫صا ها‬ِ ‫ا‬ ‫ص‬ُ ‫ك‬ ‫ق‬ْ‫و ِض‬‫ف ا‬َ‫ِل‬ ‫ن اا‬َ‫ِل‬‫ت‬ِ ‫ا‬‫ني ا‬َ‫آِل‬َ‫ِل‬‫ب‬ِ ‫ا‬176 ‫ما‬ُ ‫ك‬ ‫و‬ْ‫و ِض‬ ‫ق‬َ‫ِل‬‫ل‬ْ‫و ِض‬‫لا ها‬ً‫ ا‬ ‫ث‬َ‫ِل‬‫م‬َ‫ِل‬ ‫ءا‬َ‫ِل‬ ‫س ا‬َ‫ِل‬ ‫(ا‬ ) ‫نا‬َ‫ِل‬ ‫مو‬ُ ‫ك‬ ‫ل‬ِ ‫ا‬‫ظ‬ْ‫و ِض‬ ‫ني‬َ‫نوهاا ِل‬ُ ‫ك‬‫ك ا‬َ‫ِل‬ ‫ما‬ْ‫و ِض‬ ‫ه‬ُ ‫ك‬ ‫س‬َ‫ِل‬ ‫ف‬ُ ‫ك‬‫ن‬ْ‫و ِض‬‫أ‬َ‫ِل‬‫و‬َ‫ِل‬ ‫ن اا‬َ‫ِل‬‫ت‬ِ ‫ا‬‫ني ا‬َ‫آِل‬َ‫ِل‬‫ب‬ِ ‫ا‬ ‫بوهاا‬ُ ‫ك‬‫ذ‬َّ‫ك‬َ‫ِل‬ ‫نا‬َ‫ِل‬ ‫ذني‬ِ ‫ا‬‫ل‬َّ‫ها‬177( •176.Dan kalau Kami menghendaki, Sesungguhnya Kami tinggikan (derajat)nya dengan ayat-ayat itu, tetapi Dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah, Maka perumpamaannya seperti anjing jika kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya Dia mengulurkan lidahnya (juga). demikian Itulah perumpamaan orang- orang yang mendustakan ayat-ayat kami. Maka Ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berfikir.
  • 23. NASEHAT • Luqman: 13 • ‫نا‬َّ ‫إ‬ِ ‫ا‬ ‫ا‬‫لل‬َِّ ‫ا‬ ‫ب ا‬ِ ‫ا‬ ‫كا‬ْ‫و ِض‬ ‫ر‬ِ ‫ا‬ ‫ش‬ْ‫و ِض‬ ‫ت‬ُ ‫ك‬ ‫لا‬َ‫ِل‬ ‫يا‬َّ ‫ن‬َ‫ِل‬‫ب‬ُ ‫ك‬ ‫ني اا‬َ‫ها ِل‬ُ ‫ك‬ ‫ظ‬ُ ‫ك‬ ‫ع‬ِ ‫ا‬ ‫ني‬َ‫وا ِل‬َ‫ِل‬ ‫ه‬ُ ‫ك‬ ‫و‬َ‫ِل‬ ‫ها‬ِ ‫ا‬ ‫ن‬ِ ‫ا‬‫ب‬ْ‫و ِض‬‫ل‬ِ ‫ا‬ ‫نا‬ُ ‫ك‬ ‫م ا‬َ‫ِل‬ ‫ق‬ْ‫و ِض‬ ‫ل‬ُ ‫ك‬ ‫ا‬‫ل‬َ‫ِل‬ ‫ق ا‬َ‫ِل‬ ‫ذا‬ْ‫و ِض‬ ‫إ‬ِ ‫ا‬‫و‬َ‫ِل‬ ) ‫ما‬ٌ ‫ظي‬ِ ‫ا‬ ‫ع‬َ‫ِل‬ ‫ما‬ٌ ‫ل‬ْ‫و ِض‬‫ظ‬ُ ‫ك‬ ‫ل‬َ‫ِل‬ ‫ا‬‫ك‬َ‫ِل‬ ‫ر‬ْ‫و ِض‬ ‫ش‬ِّ ‫هال‬13( • 13. Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar".
  • 24. GANJARAN • Ali `Imran: 135: • ‫للا‬ََّ‫ِل‬ ‫روهاا ها‬ُ ‫ك‬ ‫ك‬َ‫ِل‬ ‫ذ‬َ‫ِل‬ ‫ما‬ْ‫و ِض‬ ‫ه‬ُ ‫ك‬ ‫س‬َ‫ِل‬ ‫ف‬ُ ‫ك‬‫ن‬ْ‫و ِض‬‫أ‬َ‫ِل‬ ‫ا‬‫موها‬ُ ‫ك‬ ‫ل‬َ‫ِل‬‫ظ‬َ‫ِل‬ ‫وا‬ْ‫و ِض‬ ‫أ‬َ‫ِل‬ ‫ا‬‫ة‬ً‫ ا‬ ‫ش‬َ‫ِل‬ ‫ح‬ِ ‫ا‬ ‫ف ا‬َ‫ِل‬ ‫لوهاا‬ُ ‫ك‬‫ع‬َ‫ِل‬ ‫ف‬َ‫ِل‬ ‫ذهاا‬َ‫ِل‬‫إ‬ِ ‫ا‬ ‫ا‬‫ن‬َ‫ِل‬ ‫ذني‬ِ ‫ا‬‫ل‬َّ‫وها‬َ‫ِل‬ ‫روهاا‬ُّ‫و‬ ‫ص‬ِ ‫ا‬ ‫ني‬ُ ‫ما ك‬ْ‫و ِض‬ ‫ل‬َ‫ِل‬‫و‬َ‫ِل‬ ‫للا‬َُّ ‫ك‬ ‫لا ها‬َّ ‫إ‬ِ ‫ا‬ ‫ا‬‫ب‬َ‫ِل‬ ‫نو‬ُ ‫ك‬‫ذ‬ُّ‫و‬‫را هال‬ُ ‫ك‬ ‫ف‬ِ ‫ا‬‫غ‬ْ‫و ِض‬ ‫ني‬َ‫نا ِل‬ْ‫و ِض‬ ‫م‬َ‫ِل‬ ‫و‬َ‫ِل‬ ‫ما‬ْ‫و ِض‬ ‫ه‬ِ ‫ا‬ ‫ب‬ِ ‫ا‬‫نو‬ُ ‫ك‬‫ذ‬ُ ‫ك‬‫ل‬ِ ‫ا‬ ‫ا‬‫روها‬ُ ‫ك‬ ‫ف‬َ‫ِل‬‫غ‬ْ‫و ِض‬ ‫ت‬َ‫ِل‬‫س‬ْ‫و ِض‬ ‫ف ا‬َ‫ِل‬ ) ‫نا‬َ‫ِل‬ ‫مو‬ُ ‫ك‬ ‫ل‬َ‫ِل‬‫ع‬ْ‫و ِض‬ ‫ني‬َ‫ما ِل‬ْ‫و ِض‬ ‫ه‬ُ ‫ك‬ ‫و‬َ‫ِل‬ ‫لوهاا‬ُ ‫ك‬‫ع‬َ‫ِل‬ ‫ف‬َ‫ِل‬ ‫م اا‬َ‫ِل‬ ‫ل ىا‬َ‫ِل‬‫ع‬َ‫ِل‬135 ‫نا‬ْ‫و ِض‬ ‫م‬ِ ‫ا‬ ‫ةا‬ٌ ‫ر‬َ‫ِل‬ ‫ف‬ِ ‫ا‬‫غ‬ْ‫و ِض‬ ‫م‬َ‫ِل‬ ‫ما‬ْ‫و ِض‬ ‫ه‬ُ ‫ك‬ ‫ؤ‬ُ ‫ك‬ ‫زها‬َ‫ِل‬ ‫ج‬َ‫ِل‬ ‫كا‬َ‫ِل‬ ‫ئ‬ِ ‫ا‬‫ل‬َ‫ِل‬‫و‬‫أ‬ُ ‫ك‬ ‫ا‬( ‫را‬ُ ‫ك‬ ‫ج‬ْ‫و ِض‬ ‫أ‬َ‫ِل‬ ‫ا‬‫م‬َ‫ِل‬ ‫ع‬ْ‫و ِض‬ ‫ن‬ِ ‫ا‬‫و‬َ‫ِل‬ ‫ه اا‬َ‫ِل‬ ‫في‬ِ ‫ا‬ ‫نا‬َ‫ِل‬ ‫دني‬ِ ‫ا‬‫ل‬ِ ‫ا‬‫ ا‬‫خ‬َ‫ِل‬ ‫را‬ُ ‫ك‬ ‫ه ا‬َ‫ِل‬ ‫ن‬ْ‫و ِض‬‫ل‬ْ‫و ِض‬َ‫ِل‬ ‫ه اا ها‬َ‫ِل‬ ‫ت‬ِ ‫ا‬‫ح‬ْ‫و ِض‬ ‫ت‬َ‫ِل‬ ‫نا‬ْ‫و ِض‬ ‫م‬ِ ‫ا‬ ‫ر يا‬ِ ‫ا‬ ‫ج‬ْ‫و ِض‬ ‫ت‬َ‫ِل‬ ‫تا‬ٌ ‫ن ا‬َّ‫ج‬َ‫ِل‬ ‫و‬َ‫ِل‬ ‫ما‬ْ‫و ِض‬ ‫ه‬ِ ‫ا‬ ‫ب‬ِّ‫ر‬َ‫ِل‬ ) ‫نا‬َ‫ِل‬ ‫لي‬ِ ‫ا‬‫م‬ِ ‫ا‬ ‫ع ا‬َ‫ِل‬ ‫ل‬ْ‫و ِض‬‫ها‬136( • 135. Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau Menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.
  • Related Search
    We Need Your Support
    Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

    Thanks to everyone for your continued support.

    No, Thanks